Prestasi di Ajang Porprov

Sukma_Polinela; Ajang kejuaran Porprov yang dilaksanakan pada tanggal 28 November sampai dengan 6 Desember diikuti oleh para Atlet dari berbagai Kabupaten di Provinsi Lampung.Ada beberapa mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) yang menjadi atlet diajang Porprov tersebut. Para atlet ini mewakili beberapa Kabupaten seperti Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Utara, serta Bandar Lampung.  Perlombaan yang diikuti dalam ajang ini diantaranya yaitu  kejuaran judo, kejuaran tinju, dan kejuaran bulu tangkis.Perlombaan ini dilaksanakan untuk mewakili Kabupaten sehingga dana yang digunakan untuk biaya administrasi berasal dari pemerintah daerah dari masing masing Kabupaten.

 

Perlombaan kejuaraan cabang judo sendiri dilaksanakan pada tanggal 30 November – 3 Desember 2017 di pedepokan judo Unila.Pada perlombaanjudoKabupaten Metro diwakili oleh Restalia Dzuiza mahasiswi semester 3 dari program studi Teknologi Pangan, yang mana memenangkan mendali emas. Restalia sendiri telah mengikuti ajang Porprovini sebanyak tiga kali, namun pada tahun ini ia mengikuti ajang Porprov dengan status sebagai mahaiswa Polinela.

“Kesannya seneng sekali, tidak sia-sia selama ini latihan disela-sela waktu kuliah dengan tugas yang menumpuk karena tetap berusaha dan menetapkan target semua dapat tercapai, danharapan untuk kedepannya para atlet judo Polinela agar didukung, didorong, dan tidak dipersulit,” ujar Restalia.

            Dalam cabang bulutangkis Perwakilan dari Kabupaten Lampung Selatan diwakili oleh Fitri Khairunisa program studi Budidaya perikanan semester 5.Firti berhasil mendapatkan 2 mendali emas daritunggal putri dan ganda putri.  KejuraanPorprov telah diikutinya sebanyak tiga kali yaitu mewakili Kabupaten Tulang bawang, Bandar Lampung, dan LampungSelatan. Perlombaan bulutangkis dilaksanakan pada tanggal 28November - 2 Desember di Lampung Walk. Persiapan yang dilakukan Fitri adalah latihan secara rutin dengan club bulutangkis serta beberapa latihan fisik dan juga berdoa. Sebelum mengiuti perlombaan Porprov Fitri juga pernah mengikuti perlombaan nasional lainnya, seperti O2SN dan Sirnas.Sedangkan untuk daerah yang mengikuti lomba Porprov cabang bulutangkis adalah Mesuji, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pringsewu, dan Lampung Barat.

Dalam perlombaan sangat senang karena dapat membela kabupaten saya. Semoga setelah saya lulus dari Polinela, ada atlet penerus yang dapat memberikan nama baik bagi Polinela sebagai rumah berprestasi olahraga dibidang manapun,” jelas Fitri.

Kejuaraan Porprov cabang tinju 2017 diadakan pada tanggal 27 November – 8 Desember. Kejuaraan Porprov cabang tinju dilaksanakan di PKOR gedung Hal A, yang di ikuti oleh 10 Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.Muhammad Imam Khairullah dari program studi Agribisnis, yang sebelumnya  juga telah megikuti kejuaran nasional dan provinsi dicabang Tinju. Pada ajang Porprov 2017, Imam memenangkan mendali emas pada cabang olahraga tinju yang mewakili Kota Bandar Lampung, tetapi karena Pemerintah Kabupaten Lampung Utara meminta target mendali emas pada cabang olahraga tinju maka Imam dikontrak untuk mewakili Kabupaten Lampung Utara.

Mahasiswa Polinela lain yang mengikuti Porprov cabang Tinju adalah Ari Putra Sanjaya dari program studi Produksi Tanaman Perkebunan. Dia bertanding mewakili Kabupaten Lampung Utara dan berhasil memenangkan mendali perunggu.Cabang olahraga tinju sendiri, untuk pertama kalinya dilaksanakan pada perlombaan Porprov  tahun ini setelah 21  tahun diadakannya Porprov.

          “Bahagia telah meraih mendali emas, karena bisa membanggakan orang tua, saudara, kerabat terutama bangga terhadap diri sendiri.Tetapi tidak boleh cepat puas terhadap prestasi yang telah didapatkan dankedepannya untuk atlet Polinela agar prestasi yangdiraih dapat meningkat sehingga dapat membawa nama baik Polinela, papar Imam.(*Aisyah)